Si Manis
Wah judulnya bikin penasaran aja nich. Eits..eits…. memang bikin penasaran.
Si manis begitu panggilannya. Karena memang dia begitu manis dan memikat hati. Ayo siapakah dia? Heheehh..hanya saya saja yang tahu, siapakah gerangan dirinya. It’s secret. Big secret.
Yah, nggak seru donk kalo ceritanya hanya sampai disini dan bikin penasaran setengah- setengah. Ya nggak? ( jawabannya so pasti , Iya ). Manis, begitulah dia. Sederhana tapi istimewa bagiku. Selalu menjadi sandaran hati. ( berlebihan nggak ya?)
Ya semoga suatu saat nanti, takdir akan mempertemukan kami , di tempat dan pada waktu yang tepat. Amien.
Add comment Oktober 20, 2009
titinfly
UNFORGETABLE MOMENT WITH GARUDA INDONESIA
Pengalaman pertama saya terbang alias naik pesawat bersama Garuda Indonesia takkan mudah terlupakan. Wow, it’s so uniquely experience for me. Sangatlah berkesan dan membekas dihati Saya. Apalagi ini merupakan kunjungan pertama kami ke GITC, GMF,dan ACS, Jakarta .
Pagi-pagi betul, saya dan teman sekamar saya harus segera bangun dan bersiap-siap untuk flight pagi itu, 5 februari 2008 jam 06.00 dari Jogja ke Jakarta dengan GA. Begitu dinginnya mandi di jam 1 dini hari, sampai menggigil badan ini. Mulai bermake up dan mempersiapkan segala sesuatunya. Setelah semuanya siap, kami segera berangkat menuju kampus. Dan sekitar jam 3 dini hari kami melakukan perjalanan menuju Airport Jogja dari kampus tercinta kami di Solo.Disepanjang perjalanan, sebagian dari rombongan tertidur pulas karena mungkin terlalu pagi untuk bangun dan untuk menyiapkan kegiatan 1 hari ini yang akan cukup melelahkan..
Setibanya di Adisucipto Jogja, dari pihak panitia membagikan tiket kepada kami. Setiap orang dari kami memegang 1 tiket return , jog-cgk-jog di hari yang sama. Kemudian kami serombongan di check in kan oleh ketua rombongan dan menunggu departure time di waiting room. Kami harus melewati serangkaian prosedur pengecekan keamanan dari pihak bandara. Setelah itu menuju waiting room yang cukup luas dan bisa santai menunggu pesawat yang akan kami naiki nantinya.
Sambil mengamati apa yang sedang terjadi di ruangan itu, tampak rombongan cabin crew dari beberapa maskapai yang juga memiliki penerbangan pagi itu. Tampil menarik dan professional dalam menjalankan tanggung jawab mereka sebagai cabin crew. Sambil membayangkan jika suatu hari nanti Saya bisa seperti mereka. “ I dream it “. He..he…he… mengkhayalkan sesuatu di pagi hari yang sedang hujan deras.
Tibanya boarding time, kami para penumpang segera masuk ke dalam pesawat di tengah guyuran hujan pagi itu. Tapi jangan khawatir, dari pihak bandara telah menyediakan payung untuk bisa naik ke pesawat. Sambil memegang payung saya menuju pesawat Garuda.
Tibanya di cabin pesawat , Kami disambut ramah oleh beberapa pramugari Garuda. Sambil mencari dimana tempat duduk Saya, ternyata sebagian penumpang pesawat adalah anggota dari rombongan kami. Akhirnya kutemukan juga dimana tempat duduk saya seat no. 8A, dekat dengan jendela , posisi yang sangat Saya harapkan. Tak lama kemudian terdengar announcement dari pramugari bahwa pesawat akan segera take off.
“Good morning ladies and gentleman. Captain in command is Captain …, and I am …, your Senior Flight Attendant. Welcome aboard, Garuda Indonesia , flight number GA 201, destination to Jakarta (CGK), ….bla..bla…bla…”
Kurang lebih begitulah announcement nya. Sambil dibarengi peragaan bagaimana menggunakan sabuk pengaman, masker oksigen, baju pelampung, dll, oleh mbak-mbak pramugari.
Begitu bahagianya hari itu, pesawat segera take off dengan mulusnya. Perasaan senang dan bahagia, melayang di udara, I can fly in the blue sky. Wow,,,, it’s very nice flight for me. Walaupun sempat hujan deras, tapi di tengah perjalanan saya masih bisa menemukan pemandangan yang sangat menakjubkan, yang tidak bisa kita temui kalau di darat. Melihat sang surya yang tersenyum di ufuk timur, menyapaku dengan hangat, dan segera kubalas dengan senyuman dari lubuk hati ini, ^_*. Langit biru, lautan luas membentang dengan awan putih yang menyelimutinya, dan pemandangan yang sangat indah, seolah melengkapi perjalanan yang sangat menyenangkan ini.
Kebetulan untuk di GA, penumpang dapat meal service gratis. Saya pilih saja minuman yang cukup menghangatkan tubuh karena hujan pagi itu. Senyum menawan dari crew menambah nilai pelayanan GA kepada kami.
Perjalanan Kami tempuh kurang lebih 1 jam. Di tengah perjalanan, tiba-tiba cuaca buruk, Captain segera menginformasikan kepada penumpang dan menghimbau untuk mengenakan seatbelt dan tetap duduk di kursi masing-masing. Agak was-was juga, tapi berdoa semoga penerbangan kali ini lancar dan selamat sampai tempat tujuan.
Sekitar pukul 07.05, pesawat tiba juga di Soekarno Hatta, Cengkareng dengan selamat. Pesawat mendarat dengan sempurna. Kami segera keluar pesawat dan pelayanan yang ramah dari crew tidak mudah terlupakan.
Dan segera melanjutkan kunjungan ke GMF, ACS dan GITC di Duri Kosambi. Perjalanan dengan bus, asyik dan menyenangkan. Belajar sesuatu yang baru mengenai dunia penerbangan. Mulai dari bagaimana maintenance pesawat, catering service untuk airlines, training cabin crew, evakuasi pax, flight simulator, dan masih banyak hal lain yang bisa saya dapat dari kunjungan kali ini.
Pulang ke jogja ikut penerbangan GA lagi, GA 216 keberangkatan jam 19.25. Dapat seat dekat jendela lagi. Penerbangan malam hari itu, tidak kalah menarik. Pasalnya kita bisa melihat pemandangan di kala malam hari yang sangat mempesona. Kelap kelip lampu perkotaan menambah nuansa malam yang indah. Beautiful night and beautiful experiences. Tiba di Jogja, kami segera meluncur ke Solo untuk pulang. Tiba di kos sudah cukup malam.
Dan penerbangan hari ini sangatlah berkesan mendalam bagi saya. Unforgetable moment for us. Thank you Garuda. See you next time.
^_^ v
2 comments April 2, 2009
titinfly
KETULUSAN HATI SEORANG PEREMPUAN
Boy adalah seorang cowo yg menjadi buta karena sebuah kecelakaan. Sejak ia menjadi buta, ia merasa terasing dari lingkungannya. Ia merasa tidak ada seorang pun yg memperhatikan atau menyayanginya..
Hingga kemudian hadirlah Girl dalam hidupnya. Girl sangat sayang dan perhatian pada Boy. Ia tidak pernah mempermasalahkan kebutaan Boy sebagai suatu kekurangan yg berarti. Ia sungguh-sungguh mencintai Boy dengan tulus.
Suatu hari berkatalah Boy kepada Girl..
B : Girl, mengapa kamu begitu menyayangiku..?
G: hmmm.. entahlah.. aku tidak pernah tau alasan mengapa aku begitu menyayangimu. Yg aku tahu, aku benar-benar tulus menyayangimu Boy.. (tersenyum)
B : tapi.. aku kan buta.. apa yg bisa aku perbuat untukmu..? apa yg bisa aku berikan buatmu..?
G : Boy.. aku tidak mengharap apapun darimu.. buatku.. kamu bisa ceria setiap hari dan menyayangiku dengan tulus itu sudah cukup..aku senang ketika kau merasa senang..
B : (terharu) belum pernah ada orang yg begitu menyayangi aku yg buta seperti ini..
G : (menggenggam tangan Boy sambil tersenyum)
B : Girl.. kalo sampai suatu saat nanti aku bisa melihat lagi.. aku pasti akan menikahimu.. karena hanya kamu satu-satunya orang yg dengan tulus menyayangiku…
G : benarkah..?
B : iya..aku janji..kalau suatu saat nanti aku bisa melihat, PASTI aku akan menikahimu..
G : (terharu) terima kasih Boy.. aku sangat menyayangimu…
B : (tersenyum) ya.. aku tahu itu.. aku juga sangat menyayangimu Girl..
Singkat cerita..
Boy melakukan operasi cangkok mata dan berhasil, ia mampu melihat lagi.. Ia pun tidak sabar untuk segera menemui Girl..
Pergilah ia mencari Girl..
sampai ia berhasil menemukannya…
Namun…alangkah terkejutnya ia mengetahui bahwa ternyata Girl adalah seorang gadis buta..Ia tidak bisa menerimanya.. Ia pun menolak Girl..Ia lupa akan semua janjinya…
G : Boy..bukankah kamu sudah berjanji akan menikah denganku..?
B : ummm….(bimbang) ya memang aku pernah berkata begitu, tapi tidak dengan keadaanmu yg seperti ini..
G : Bagaimana mungkin kamu mengingkari janjimu sendiri..? bukankah kau bilang hanya aku satu-satunya orang yg menyayangimu..?
B : eeeerr…maaf Girl.. tapi aku tidak bisa menikah dengan gadis buta..maaf..
Boy pun pergi meninggalkan Girl..
Girl yang kecewa dan merasa dikhianati.. memilih untuk bunuh diri.. Saat ia ditemukan meninggal.. ada sepucuk surat di sakunya..
Dear Boy…
Memang tidak banyak yg bisa aku berikan padamu.. Tidak banyak yg bisa aku lakukan untukmu…
Namun aku sungguh-sungguh tulus menyayangimu…
Semoga kedua mataku itu bisa berguna bagimu..
Bisa membawakan terang dan keceriaan dalam hidupmu kembali..
Add comment Maret 6, 2009
titinfly
CERITA YANG MENGHARUKAN
Kisah tentang seorang gadis kecil yang cantik yang memiliki sepasang bola mata yang indah dan hati yang lugu polos. Dia adalah seorang yatim piatu dan hanya sempat hidup di dunia ini selama delapan tahun. Satu kata terakhir yang ia tinggalkan adalah saya pernah datang dan saya sangat penurut.
Anak ini rela melepasakan pengobatan, padahal sebelumnya dia telah memiliki dana pengobatan sebanyak 540.000 dolar yang didapat dari perkumpulan orang Chinese seluruh dunia. Dan membagi dana tersebut menjadi tujuh bagian, yang dibagikan kepada tujuh anak kecil yang juga sedang berjuang menghadapi kematian. Dan dia rela melepaskan pengobatannya.
Begitu lahir dia sudah tidak mengetahui siapa orang tua kandungnya.
Dia hanya memiliki seorang papa yang mengadopsinya. Papanya berumur 30 tahun yang bertempat tinggal di provinsi She Cuan kecamatan Suang Liu, kota Sang Xin Zhen Yun Ya Chun Er Cu. Karena miskin, maka selama ini ia tidak menemukan pasangan hidupnya. Kalau masih harus mengadopsi anak kecil ini, mungkin tidak ada lagi orang yang mau dilamar olehnya. Pada tanggal 30 November 1996, tgl 20 bln 10 imlek, adalah saat dimana papanya menemukan anak kecil tersebut diatas hamparan rumput, disanalah papanya menemukan seorang bayi kecil yang sedang kedinginan. Pada saat menemukan anak ini, di dadanya terdapat selembar kartu kecil tertulis, 20 November jam 12.
Melihat anak kecil ini menangis dengan suara tangisannya sudah mulai melemah.
Papanya berpikir kalau tidak ada orang yang memperhatikannya, maka kapan saja bayi ini bisa meninggal. Dengan berat hati papanya memeluk bayi tersebut, dengan menghela nafas dan berkata, “saya makan apa, maka kamu juga ikut apa yang saya makan”. Kemudian papanya memberikan dia nama Yu Yan.
Ini adalah kisah seorang pemuda yang belum menikah yang membesarkan seorang anak, tidak ada Asi dan juga tidak mampu membeli susu bubuk, hanya mampu memberi makan bayi tersebut dengan air tajin (air beras). Maka dari kecil anak ini tumbuh menjadi lemah dan sakit-sakitan. Tetapi anak ini sangat penurut dan sangat patuh. Musim silih berganti, Yu Yuan pun tumbuh dan bertambah besar serta memiliki kepintaran yang luar biasa. Para tetangga sering memuji Yu Yuan sangat pintar, walaupun dari kecil sering sakit-sakitan dan mereka sangat menyukai Yu Yuan. Ditengah ketakutan dan kecemasan papanya, Yu Yuan pelan-pelan tumbuh dewasa.
Yu Yuan yang hidup dalam kesusahan memang luar biasa, mulai dari umur lima tahun, dia sudah membantu papa mengerjakan pekerjaan rumah. Mencuci baju, memasak nasi dan memotong rumput. Setiap hal dia kerjakan dengan baik. Dia sadar dia berbeda dengan anak-anak lain. Anak-anak lain memiliki sepasang orang tua, sedangkan dia hanya memiliki seorang papa. Keluarga ini hanya mengandalkan dia dan papa yang saling menopang. Dia harus menjadi seorang anak yang penurut dan tidak boleh membuat papa menjadi sedih dan marah.
Pada saat dia masuk sekolah dasar, dia sendiri sudah sangat mengerti, harus giat belajar dan menjadi juara di sekolah. Inilah yang bisa membuat papanya yang tidak berpendidikan menjadi bangga di desanya. Dia tidak pernah mengecewakan papanya, dia pun bernyanyi untuk papanya. Setiap hal yang lucu yang terjadi di sekolahnya di ceritakan kepada papanya. Kadang-kadang dia bisa nakal dengan mengeluarkan soal-soal yang susah untuk menguji papanya.
Setiap kali melihat senyuman papanya, dia merasa puas dan bahagia. Walaupun tidak seperti anak-anak lain yang memiliki mama, tetapi bisa hidup bahagia dengan papa, ia sudah sangat berbahagia.
Mulai dari bulan Mei 2005 Yu Yuan mulai mengalami mimisan. Pada suatu pagi saat Yu Yuan sedang mencuci muka, ia menyadari bahwa air cuci mukanya sudah penuh dengan darah yang ternyata berasal dari hidungnya. Dengan berbagai cara tidak bisa menghentikan pendarahan tersebut. Sehingga papanya membawa Yu Yuan ke puskesmas desa untuk disuntik. Tetapi sayangnya dari bekas suntikan itu juga mengerluarkan darah dan tidak mau berhenti. Dipahanya mulai bermunculanbintik- bintik merah. Dokter tersebut menyarankan papanya untuk membawa Yu Yuan ke rumah sakit untuk diperiksa. Begitu tiba di rumah sakit, Yu Yuan tidak mendapatkan nomor karena antrian sudah panjang. Yu Yuan hanya bisa duduk sendiri dikursi yang panjang untuk menutupi hidungnya. Darah yang keluar dari hidungnya bagaikan air yang terus mengalir dan memerahi lantai. Karena papanya merasa tidak enak kemudian mengambil sebuah baskom kecil untuk menampung darah yang keluar dari hidung Yu Yuan. Tidak sampai sepuluh menit, baskom yang kecil tersebut sudah penuh berisi darah yang keluar dari hidung Yu Yuan.
Dokter yang melihat keadaaan ini cepat-cepat membawa Yu Yuan untuk diperiksa. Setelah diperiksa, dokter menyatakan bahwa Yu Yuan terkena Leukimia ganas. Pengobatan penyakit tersebut sangat mahal yang memerlukan biaya sebesar 300.000 $. Papanya mulai cemas melihat anaknya yang terbaring lemah di ranjang. Papanya hanya memiliki satu niat yaitu menyelamatkan anaknya. Dengan berbagai cara meminjam uang kesanak saudara dan teman dan ternyata, uang yang terkumpul sangatlah sedikit. Papanya akhirnya mengambil keputusan untuk menjual rumahnya yang merupakan harta satu satunya. Tapi karena rumahnya terlalu kumuh, dalam waktu yang singkat tidak bisa menemukan seorang pembeli.
Melihat mata papanya yang sedih dan pipi yang kian hari kian kurus. Dalam hati Yu Yuan merasa sedih. Pada suatu hari Yu Yuan menarik tangan papanya, air mata pun mengalir dikala kata-kata belum sempat terlontar. “Papa saya ingin mati”. Papanya dengan pandangan yang kaget melihat Yu Yuan, “Kamu baru berumur 8 tahun kenapa mau mati”. “Saya adalah anak yang dipungut, semua orang berkata nyawa saya tak berharga, tidaklah cocok dengan penyakit ini, biarlah saya keluar dari rumah sakit ini.”
Pada tanggal 18 juni, Yu Yuan mewakili papanya yang tidak mengenal huruf, menandatangani surat keterangan pelepasan perawatan. Anak yang berumur delapan tahun itu pun mengatur segala sesuatu yang berhubungan dengan pemakamannya sendiri. Hari itu juga setelah pulang kerumah, Yu Yuan yang sejak kecil tidak pernah memiliki permintaan, hari itu meminta dua permohonan kepada papanya. Dia ingin memakai baju baru dan berfoto. Yu Yuan berkata kepada papanya: “Setelah saya tidak ada, kalau papa merindukan saya lihatlah melihat foto ini”. Hari kedua, papanya menyuruh bibi menemani Yu Yuan pergi ke kota dan membeli baju baru. Yu Yuan sendirilah yang memilih baju yang dibelinya. Bibinya memilihkan satu rok yang berwarna putih dengan corak bintik-bintik merah. Begitu mencoba dan tidak rela melepaskannya. Kemudian mereka bertiga tiba di sebuah studio foto. Yu Yuan kemudia memakai baju barunya dengan pose secantik mungkin berjuang untuk tersenyum. Bagaimanapun ia berusaha tersenyum, pada akhirnya juga tidak bisa menahan air matanya yang mengalir keluar. Kalau bukan karena seorang wartawan Chuan Yuan yang bekerja di surat kabar Cheng Du Wan Bao, Yu Yuan akan seperti selembar daun yang lepas dari pohon dan hilang ditiup angin.
Setelah mengetahui keadaan Yu Yuan dari rumah sakit, Chuan Yuan kemudian menuliskan sebuah laporan, menceritakan kisah Yu Yuan secara detail. Cerita tentang anak yg berumur 8 tahun mengatur pemakamakannya sendiri dan akhirnya menyebar keseluruh kota Rong Cheng. Banyak orang-orang yang tergugah oleh seorang anak kecil yang sakit ini, dari ibu kota sampai satu Negara bahkan sampai keseluruh dunia. Mereka mengirim email ke seluruh dunia untuk menggalang dana bagi anak ini”. Dunia yang damai ini menjadi suara panggilan yang sangat kuat bagi setiap orang.
Hanya dalam waktu sepuluh hari, dari perkumpulan orang Chinese didunia saja telah mengumpulkan 560.000 dolar. Biaya operasi pun telah tercukupi. Titik kehidupan Yu Yuan sekali lagi dihidupkan oleh cinta kasih semua orang.
Setelah itu, pengumuman penggalangan dana dihentikan tetapi dana terus mengalir dari seluruh dunia. Dana pun telah tersedia dan para dokter sudah ada untuk mengobati Yu Yuan. Satu demi satu gerbang kesulitan pengobatan juga telah dilewati. Semua orang menunggu hari suksesnya Yu Yuan.
Ada seorang teman di-email bahkan menulis: “Yu Yuan anakku yang tercinta saya mengharapkan kesembuhanmu dan keluar dari rumah sakit. Saya mendoakanmu cepat kembali ke sekolah. Saya mendambakanmu bisa tumbuh besar dan sehat. Yu Yuan anakku tercinta.”
Pada tanggal 21 Juni, Yu Yuan yang telah melepaskan pengobatan dan menunggu kematian akhirnya dibawa kembali ke ibu kota. Dana yang sudah terkumpul, membuat jiwa yang lemah ini memiliki harapan dan alasan untuk terus bertahan hidup. Yu Yuan akhirnya menerima pengobatan dan dia sangat menderita didalam sebuah pintu kaca tempat dia berobat. Yu Yuan kemudian berbaring di ranjang untuk diinfus. Ketegaran anak kecil ini membuat semua orang kagum padanya. Dokter yang menangani dia, Shii Min berkata, dalam perjalanan proses terapi akan mendatangkan mual yang sangat hebat. Pada permulaan terapi Yu Yuan sering sekali muntah. Tetapi Yu Yuan tidak pernah mengeluh. Pada saat pertama kali melakukan pemeriksaan sumsum tulang belakang, jarum suntik ditusukkan dari depan dadanya, tetapi Yu Yuan tidak menangis dan juga tidak berteriak, bahkan tidak meneteskan air mata. Yu yuan yang dari lahir sampai maut menjemput tidak pernah mendapat kasih sayang seorang ibu. Pada saat dokter Shii Min menawarkan Yu Yuan untuk menjadi anak perempuannya. Air mata Yu Yuan pun mengalir tak terbendung.
Hari kedua saat dokter Shii Min datang, Yu Yuan dengan malu-malu memanggil dengan sebutan Shii Mama. Pertama kalinya mendengar suara itu, Shii Min kaget, dan kemudian dengan tersenyum dan menjawab, “Anak yang baik”. Semua orang mendambakan sebuah keajaiban dan menunggu momen dimana Yu Yuan hidup dan sembuh kembali. Banyak masyarakat datang untuk menjenguk Yu Yuan dan banyak orang menanyakan kabar Yu Yuan dari email. Selama dua bulan Yu Yuan melakukan terapi dan telah berjuang menerobos sembilan pintu maut. Pernah mengalami pendarahan dipencernaan dan selalu selamat dari bencana. Sampai akhirnya darah putih dari tubuh Yu Yuan sudah bisa terkontrol. Semua orang-orang pun menunggu kabar baik dari kesembuhan Yu Yuan.
Tetapi efek samping yang dikeluarkan oleh obat-obat terapi sangatlah menakutkan, apalagi dibandingkan dengan anak-anak leukemia yang lain. Fisik Yu Yuan jauh sangat lemah. Setelah melewati operasi tersebut fisik Yu Yuan semakin lemah.
Pada tanggal 20 agustus, Yu Yuan bertanya kepada wartawan Fu Yuan: “Tante kenapa mereka mau menyumbang dana untuk saya? Tanya Yu Yuan kepada wartawan tersebut.Wartawan tersebut menjawab, karena mereka semua adalah orang yang baik hati”. Yu Yuan kemudia berkata : “Tante saya juga mau menjadi orang yang baik hati”. Wartawan itupun menjawab, “Kamu memang orang yang baik. Orang baik harus saling membantu agar bisa berubah menjadi semakin baik”. Yu yuan dari bawah bantal tidurnya mengambil sebuah buku, dan diberikan kepada ke Fu Yuan. “Tante ini adalah surat wasiat saya.”
Fu yuan kaget, sekali membuka dan melihat surat tersebut ternyata Yu Yuan telah mengatur tentang pengaturan pemakamannya sendiri. Ini adalah seorang anak yang berumur delapan tahun yang sedang menghadapi sebuah kematian dan diatas ranjang menulis tiga halaman surat wasiat dan dibagi menjadi enam bagian, dengan pembukaan, tante Fu Yuan, dan diakhiri dengan selamat tinggal tante Fu Yuan.
Dalam satu artikel itu nama Fu Yuan muncul tujuh kali dan masih ada sembilan sebutan singkat tante wartawan. Dibelakang ada enam belas sebutan dan ini adalah kata setelah Yu Yuan meninggal. Tolong,….. .. Dan dia juga ingin menyatakan terima kasih serta selamat tinggal kepada orang-orang yang selama ini telah memperhatikan dia lewat surat kabar. “Sampai jumpa tante, kita berjumpa lagi dalam mimpi. Tolong jaga papa saya. Dan sedikit dari dana pengobatan ini bisa dibagikan kepada sekolah saya. Dan katakana ini juga pada pemimpin palang merah. Setelah saya meninggal, biaya pengobatan itu dibagikan kepada orang-orang yang sakit seperti saya. Biar mereka lekas sembuh”. Surat wasiat ini membuat Fu Yuan tidak bisa menahan tangis yang membasahi pipinya.
Saya pernah datang, saya sangat patuh, demikianlah kata-kata yang keluar dari bibir Yu Yuan. Pada tanggal 22 agustus, karena pendarahan dipencernaan hampir satu bulan, Yu Yuan tidak bisa makan dan hanya bisa mengandalkan infus untuk bertahan hidup. Mula-mulanya berusaha mencuri makan, Yu Yuan mengambil mie instant dan memakannya. Hal ini membuat pendarahan di pencernaan Yu Yuan semakin parah. Dokter dan perawat pun secepatnya memberikan pertolongan darurat dan memberi infus dan transfer darah setelah melihat pendarahan Yu Yuan yang sangat hebat. Dokter dan para perawat pun ikut menangis. Semua orang ingin membantu meringankan pederitaannya. Tetapi tetap tidak bisa membantunya. Yu Yuan yang telah menderita karena penyakit tersebut akhirnya meninggal dengan tenang. Semua orang tidak bisa menerima kenyataan ini melihat malaikat kecil yang cantik yang suci bagaikan air. Sungguh telah pergi kedunia lain.
Dikecamatan She Chuan, sebuah email pun dipenuhi tangisan menghantar kepergian Yu Yuan. Banyak yang mengirimkan ucapan turut berduka cita dengan karangan bunga yang ditumpuk setinggi gunung. Ada seorang pemuda berkata dengan pelan “Anak kecil, kamu sebenarnya adalah malaikat kecil diatas langit, kepakanlah kedua sayapmu. Terbanglah.. ……… ….” demikian kata-kata dari seorang pemuda tersebut.
Pada tanggal 26 Agustus, pemakaman Yu Yuan dilaksanakan saat hujan gerimis. Didepan rumah duka, banyak orang-orang berdiri dan menangis mengantar kepergian Yu Yuan. Mereka adalah papa mama Yu Yuan yang tidak dikenal oleh Yu Yuan semasa hidupnya. Demi Yu Yuan yang menderita karena leukemia dan melepaskan pengobatan demi orang lain, maka datanglah papa mama dari berbagai daerah yang diam-diam mengantarkan kepergian Yu Yuan.
Didepan kuburannya terdapat selembar foto Yu Yuan yang sedang tertawa. Diatas batu nisannya tertulis, “Aku pernah datang dan aku sangat patuh” (30 nov 1996- 22 agus 2005). Dan dibelakangnya terukir perjalanan singkat riwayat hidup Yu Yuan. Dua kalimat terakhir adalah disaat dia masih hidup telah menerima kehangatan dari dunia. Beristirahatlah gadis kecilku, nirwana akan menjadi lebih ceria dengan adanya dirimu.
Sesuai pesan dari Yu Yuan, sisa dana 540.000 dolar tersebut disumbangkan kepada anak-anak penderita luekimia lainnya. Tujuh anak yang menerima bantuan dana Yu Yuan itu adalah : Shii Li, Huang Zhi Qiang, Liu Ling Lu, Zhang Yu Jie, Gao Jian, Wang Jie. Tujuh anak kecil yang kasihan ini semua berasal dari keluarga tidak mampu. Mereka adalah anak-anak miskin yang berjuang melawan kematian.
Pada tanggal 24 September, anak pertama yang menerima bantuan dari Yu Yuan di rumah sakit Hua Xi berhasil melakukan operasi. Senyuman yang mengambang pun terlukis diraut wajah anak tersebut. “Saya telah menerima bantuan dari kehidupan Anda, terima kasih adik Yu Yuan kamu pasti sedang melihat kami diatas sana. Jangan risau, kelak di batu nisan, kami juga akan mengukirnya dengan kata-kata “Aku pernah datang dan aku sangat patuh”.
Kesimpulan:
Demikianlah sebuah kisah yang sangat menggugah hati kita. Seorang anak kecil yang berjuang bertahan hidup dan akhirnya harus menghadapi kematian akibat sakit yang dideritanya. Dengan kepolosan dan ketulusan serta baktinya kepada orang tuanya, akhirnya mendapatkan respon yang luar biasa dari kalangan
Dunia.
Walaupun hidup serba kekuarangan, Dia bisa memberikan kasihnya terhadap sesama.
Inilah contoh yang seharusnya kita pun mampu melakukan hal yang sama, berbuat sesuatu yang bermakna bagi sesama, memberikan sedikit kehangatan dan perhatian kepada orang yang membutuhkan. Pribadi dan hati seperti inilah yang dinamakan pribadi seorang Pengasih.
Add comment Maret 6, 2009
titinfly
CINTA SEEKOR CICAK
Ketika sedang merenovasi rumah, seorang pemuda cuba meruntuhkan suatu
tembok. Rumah di Japan biasanya memiliki ruang kosong di antara tembok
yang dibuat dari kayu. Ketika tembok itu mulai roboh, dia menemui seekor
cicak yang terperangkap di antara ruang kosong itu kerana kakinya melekat
pada sebatang paku.
Dia merasa kasihan sekaligus heran. Lalu dia memperhati paku itu, ternyata
paku tersebut telah ada disitu 10 tahun lalu ketika rumah itu pertama kali
dibuat.
Apa yang terjadi? Bagaimana cicak itu dapat bertahan dengan keadaan
terperangkap selama 10 tahun??? Dalam keadaan gelap selama 10 tahun, tanpa
bergerak sedikit pun, itu adalah sesuatu yang mustahil dan tidak masuk
akal.
Pemuda itu lalu berfikir, bagaimana cicak itu dapat bertahan hidup selama
10 tahun tanpa berpindah dari tempatnya sejak kakinya melekat pada paku
itu!
Pemuda itu lalu menghentikan pekerjaannya dan memperhatikan cicak itu, apa
yang dilakukan dan apa yang dimakannya hingga dapat bertahan. kemudian,
tidak tahu dari mana datangnya, seekor cicak lain muncul dengan makanan di
mulutnya.. AHHHH!
Pemuda itu merasa terharu melihat hal itu. Ternyata ada seekor cicak lain
yang selalu memperhatikan cicak yang terperangkap itu selama 10 tahun.
Sungguh ini sebuah cinta.cinta yang indah. Cinta dapat terjadi bahkan pada
hewan yang kecil seperti dua ekor cicak itu. Apa yang dapat dilakukan oleh
cinta? tentu saja sebuah keajaiban.
Bayangkan, cicak itu tidak pernah menyerah dan tidak pernah berhenti
memperhatikan pasangannya selama 10 tahun. Bayangkan bagaimana hewan yang
kecil itu dapat memiliki kurnia yang begitu mengagumkan.
Moral.
Saya tersentuh ketika mendengar cerita ini. Lalu saya mulai berfikir
tentang hubungan yang terjalin antara keluarga, teman, kekasih, saudara
lelaki, saudara perempuan… Seiring dengan berkembangnya teknologi, akses
kita untuk mendapatkan informasi berkembang sangat cepat. Tapi tak peduli
sejauh apa jarak diantara kita, berusahalah semampumu untuk tetap dekat
dengan orang-orang yang kita kasihi.
JANGAN PERNAH MENGABAIKAN ORANG YANG ANDA KASIHI!!!
Add comment Maret 6, 2009
titinfly
CINTA DALAM ARTI SESUNGGUHNYA
Kemarin sempat baca tulisan yang menarik menurut saya. Nah sekarang gantian saya yang berbagi bagi teman-teman semua. Silakan membacanya,,,
Cinta Ibarat KUPU-KUPU
Makin kau kejar, makin ia menghindar,
tapi bila kau biarkan ia terbang,
ia akan menghampirimu disaat kau tak menduganya.
Cinta bisa membahagiakanmu,
tapi sering pula ia menyakiti.
Tapi cinta itu hanya istimewa, apabila kau berikan pada seseorang yang layak menerimanya…….
Jadi….tenang tenang saja jangan terburu-buru hingga kau bisa memilih yang terbaik.
Bagi Anda yang ……
RAGU – RAGU DENGAN PERNIKAHAN
Cinta bukanlah perkara menjadi “ORANG SEMPURNA”nya seseorang.
Justru perkara menemukan seseorang yang bisa membantumu menjadikan dirimu sempurna.
Bagi Anda yang…….
TIPE PLAYBOY ato PLAYGIRL
Jangan katakan “AKU CINTA PADAMU” bila kau tidak benar-benar peduli padanya.
Jangan bicarakan soal perasaan -perasaan itu, bila tidak benar – benar adanya.
Jangan kau sentuh hidup seseorang bila kau berniat mematahkan hatinya.
Jangan menatap ke dalam matanya bila apa yang kau katakan cuma DUSTA.
Hal terkejam yang bisa dilakukan ialah membuat seseorang jatuh cinta, padahal kau sama sekali tidak berniat untuk menerimanya saat ia terjatuh……
Bagi Anda yang ………
SUDAH MENIKAH
Kalau Cinta jangan katakan, “INI SALAHMU!”….
Tapi, “Maafkan aku ya??
Bukan “KAU DIMANA?!” …
Melainkan “AKU DISINI,KENAPA?”
Bukan “KOK BISA SIH KAMU BEGITU ?” …
Tapi, “AKU MENGERTI “
Dan bukan “COBA, SEANDAINYA KAMU….”
Akan tetapi, “TERIMA KASIH YA, KAMU BEGITU….”
Bagi Anda yang….
PATAH HATI
Sakit karena patah hati akan bertahan selama kau menginginkannya dan akan mengiris luka sedalam kau membiarkannya.
Tantangannya bukanlah bagaimana bisa mengatasi, melainkan apa yang bisa diambil sebagai pelajaran dan hikmahnya
Bagi Anda yang…..
BELUM PERNAH JATUH CINTA
Bagaimana kalau jatuh cinta:
Mau jatuh, jatuhlah tapi jangan sampai terjerumus, tetaplah konsisten tapi jangan terlalu “NGOTOT” …
Berbagilah dan jangan sekali – kali tidak fair.
Berpengertianlah dan cobalah untuk tidak menuntut,siap – siaplah untuk terluka dan menderita, tapi jangan kau simpan semua rasa sakitmu itu.
Bagi Anda yang ……
INGIN MENGUASAI
Hatimu patah melihat yang kau cintai berbahagia dengan orang lain, tapi seharusnya akan lebih sakit mengetahui bahwa yang kau cintai ternyata tidak bahagia bersamamu..
Bagi Anda yang……
TAKUT MENGAKUI
Cinta menyakitkan bila kamu putuskan hubungan dengan seseorang.
Malah lebih sakit lagi bila seseorang memutuskan hubungan denganmu.
Tapi, cinta paling menyakitkan bila orang yang kamu cintai sama sekali tidak mengetahui perasaanmu terhadapnya?
Bagi Anda yang……….
MASIH BERTAHAN MENCINTAI SESEORANG
YANG SUDAH PERGI
Hal menyedihkan dalam hidup ialah bila kamu bertemu seseorang lalu jatuh cinta, hanya kemudian pada akhirnya kamu menyadari bahwa dia bukanlah jodohmu.
Dan kau telah menyia2 kan bertahun-tahun untuk seseorang yang tidak layak. Kalau sekarang pun ia sudah tak layak, maka 10 tahun dari sekarang pun ia juga tak akan layak.maka biarkan ia pergi dan lupakan………;)
Add comment Maret 6, 2009
titinfly
Termehek-mehek
Wuih, acara reality show baru nie. Ceritanya yang mengharu biru ini sudah bisa mengambil hati saya ( kayak apa ajah gt). hehhhe.
Acara yang dibawakan oleh Mandala Souji dan Panda ini sudah bisa membuat suasana kost yg di malam minggu dan senin jd rame gara2 aku n mbak2 kost yg seru liatnya. Sampai-sampai ikut-ikutan termehek-mehek alias banjir air mata. hiks…hiks…hiks…
Ceritanya yang sangat menyentuh hati ini, terutama aku, hehhehe…
Dari urusan cinta, keluarga, dan pokoknya tentang kehidupan inilah. Tapi ada sebagian orang yang menganggapnya hanyalah cerita rekaan. Itu hak siapa saja untuk berpendapat. Tapi misal itu real, tidak terbayangkan saja misal kejadian – kejadian itu bisa menimpa diri kita, misalnya saja.
Hidup memang sebuah pilihan dan sebuah takdir yang harus dihadapi dengan penuh kesabaran dan ketegaran , bukan begitu?
Ya, hanya sebuah renungan buat kita semua, semisal kejadian itu menimpa kita. Bagaimana kita bisa menghadapinya dengan kedewasaan diri kita, ,,,
Yupz,,, semoga acara ini bisa memberi inspirasi bagi kita tentang bagaimana cara kita menghadapi kehidupan yang sebenarnya.
Add comment Januari 18, 2009
titinfly
HAPPY NEW YEAR
yupzzz…
Make a wish ,,,,….
first, i hope to be better personality in the next year.
smile and energic, yupzzz…
second, i hope i can reach my big dream, be a f/a and i will continue my study in university. AMIEN. but may be not in this year, may be in the next chance and next time.
i will do the best to reach my dreams…
God, please give a power. i confused. Only you, who can give me power.
i want to get some new experinces in this life. every thing in this world.
about friendship, true love story , carierr, family and many thing.
1 comment Desember 28, 2008
titinfly
Friendship
What is the meaning of friendship?
Salah satu diantara hal-hal yang kita ketahui di dunia ini adalah persahabatan. Baik itu antara cowok dan cewek, cowok dan cowok ato cewek dan cewek, gak masalah. Persahabatan tidak memandang gender, ato status sosial masyarakat. Friendship is pure.
Beruntung bagi orang-orang di dunia bila memiliki seorang sahabat bahkan banyak sahabat yang selalu ada di samping mereka tatkala dia sedih ataupun bahagia. Sahabat sejati adalah sahabat yang tidak pernah mengharap pamrih ataupun hanya sekedar pujian atau sanjungan kepada dirinya. Betul tidak?
Sahabat adalah cinta sejati bagi kita.
Jangan pernah menyia-nyiakan sahabat yang selalu bersama kita. Karna tidak akan pernah kita dapatkan sahabat sejati seperti mereka di dunia ini lagi. Kalaupun ada, mereka tidak akan pernah bisa menggantikan posisi sahabat lama kita.
Add comment Desember 28, 2008
titinfly
PENGORBANAN YANG KESEKIAN KALINYA….
Bunyi getar Hp mengagetkanku di tengah kesibukan pekerjaan di kantor. Muncul no. Jakarta 021…. seolah mengagetkanku kembali. Kuangkat telepon itu dan ternyata,,,,,, betul sekali. Sebuah telepon panggilan dari Mandala JKT untuk mengikuti tes seleksi penerimaan pramugari baru Mandala 22 Sept 08, bertempat di Gedung Mandala Airlines Jakarta jam 09.00 WIB. Begitu bahagianya sampai-sampai saya lupa menanyakan di lantai berapa tempat interviewnya dan dengan ibu siapa yang telah menelepon saya ? Begitu oonnya diriku…
Masih diliputi rasa penasaran saya menelepon balik no. yang tadi menghubungi saya sebelumnya. Tapi ternyata no. tadi no. fax, jelas tidak bisa dihubungi, yang ada malahan bunyi fax. Aduchhhh……. makin pusing. Ditambah di kantor juga agak ramai, banyak telepon berdering, pusing …
Akhirnya saya diberi no. telepon Mandala JKT lainnya oleh senior saya di kantor. Begitu beruntungnya saya, setelah telepon yang kesekian kalinya ke JKT, akhirnya telepon saya diangkat oleh receptionis disana, tapi masih belum bisa tersambungkan dengan bagian SDM. Dan saya minta tolong untuk tetap menyambungkan ke bagian SDM , tapi tetap saja belum bisa, dan dari pihak receptionis bilang misal tadi sudah dapat telepon dari mandala, Senin diminta datang langsung saja ke JKT. Berkumpul di lobby dan team recruitment akan menungggu disana. Akhirnya saya memutuskan untuk mengirim fax dan e-mail ke In Flight Service Mandala, dan hari berikutnya e-mail saya mendapatkan balasannya. Dan benar, saya termasuk salh satu kandidat yang akan diinterview nantinya. Alhamdulillah, telepon itu memang benar adanya, tidak mengada-ada.
Akhirnya saya memutuskan untuk membeli tiket bis ke Jakarta, dan Sabtu, 2 hari sebelum hari H saya memutuskan untuk pergi ke Jakarta, sendirian dari Solo. Setelah mendapat izin dari kantor tempat saya bekerja, Sabru sore saya berangkat diantar teman saya sampai ke tempat agent. Dan sehabis buka puasa bis baru berangkat.
13 jam perjalanan dari Solo ke Jakarta, cukup melelahkan. Tapi beruntung tempat duduk di samping saya kosong, adi bisa saya gunakan untuk tidur-tiduran. Sampai di JKT. sekitar jam 7 pagi. Langsung menuju tempat Paklek saya di Cengkareng. Dan Kakak saya sudah menjemput saya dekat Ramayana Cengkareng. Kalau tidak dijemput mungkin saya sudah nyasar sampai dimana-mana, di tengah-tengah kesemrawutan kota JKT. hehehe….,
Hari H, saya berangkat dari rumah paklek ke Gedung Mandala di Tomang, sampai disana jam 8 pagi, padahal acara baru dimulai jam 9. Terlalu rajin apa terlalu bersemangat ya saya ini? Pokoknya saya harus tiba di tempat ontime.
Setelah menunggu 1 jam, akhirnya acara dimulai. kemudian kami naik ke lantai 8. Tes pertama, ukur tinggi dan berat badan. Yang memenuhi Syarat langsung maju ke tahap berikutnya. Saya lolos ke tahap berikutnya. Kami diminta untuk memperkenalkan diri kami masing-masing, diantaranya mengenai education background, kelemahan dan kelebihan, short story, dll. Kemudian Announcement dalam bahasa dan inggris. Maju ke tahap berikutnya, masih tersisa 3 orang, tes interview dengan 3 orang, salah satunya In Flight Services. Saya mendapatkan giliran yang terakhir, deg..degan….euy….
Deg…deg… deg…., giliran saya masuk ruangan. Tampil PD saja . Ditanya-tanya mengenai kepramugarian, SOB (Sales On Board) dan jalan. Ya saya do the best saja .Be my self. Menunggu hasilnya, akhirnya saya belum lolos ke tahap selanjutnya. Saya memutuskan untuk kembali pulang ke Solo. Dengan tangan kosong,,, sya pulang. Tapi semua ini telah memberi pengalaman bagi saya, bahwa tidak semudah apa yang kita bayangkan untuk bisa mencapai impian kita. Harus penuh perjuangan, usaha dan do’a. Bukan begitu kawan???
Perjalanan dari JKT ke Solo, 18 jam.Emmmm..mmm… capek banget. Macetlah, banyak yang roko padahal bis AC, pelayanan kurang profesional. Agak kecewa sich, apalagi kami pax dari Cengkareng malah dibawa ke Tangerang dulu. Muter-muter, capek.
Tiba di Solo, Selasa sekitar jam 9 pagi. Eh tiba di kos malah kondisi drop. Panas, batuk dan gemeteran terus. Akhirnya saya tidak masuk kerja gara-gara sakit. Hiks…hiks…ssss…
Akhirnya pengalaman kali sangat berharga bagi saya, untuk pencapaian karier saya di kemudian hari, dan semoga bermanfaat juga bagi kita semua.
Terima kasih .
Add comment September 28, 2008
titinfly
| Previous Posts |